3. CARA MENGIKUTI UJIAN NASIONAL
1. Belajar
Sudah pasti kalau yang ini
bukanlah rahasia umum lagi. Metode belajarnya perlu ditata dengan baik. Mungkin
kalian pernah mendengar istilah rajin belajar pangkal pandai, iya sepertinya
istilah ini sangat tepat sekali. Mulai sekarang ditingkatkan belajarnya. Kalau
dulunya malas-malasan segera dirubah menjadi rajin belajar ya.
2. Belajar cerdas
Belajar yang cerdas bisa jadi
pilihan. Ada
kerja keras, ada juga kerja cerdas. Dalam hal belajar pun sama saja, belajar
keras atau belajar cerdas? akan sangat optimal apabila kerja keras dan kerja
cerdas kita kombinasikan.
3. Hafalan
Mungkin ada yang sangat kesulitan
ketika harus berhadapan dengan urusan hafal menghafal. Iya, itu dapat
dimaklumi, karena memang kelebihan dan kelemahan orang itu memang berbeda-beda.
Tidak bisa disalahkan juga. Tetapi jika mau menerapkan triknya, sepertinya
kesulitan dalam menghafal akan dapat diatasi. Bagaimana, apa ada yang ingin
tahu caranya? inilah caranya, coba baca yang ini, cara cepat menghafal dengan mudah.
4.Bagaimana dengan bahasa
inggris?
Salah satu diantara momok
menakutkan bagi para siswa mungkin saja yang ini nih, mata ujian bahasa
inggris. Bahasa bule memang susah - susah gampang. Ada yang bilang mudah, ada yang bilang sulit.
Tetapi tenang, siapa tahu tips ini bisa memberikan bantuan bagi kamu semua.
Manfaatkan kecanggihan teknologi, seperti google translate atau cara-cara
lainnya kan
sangat banyak. Inilah tipsnya, cara mudah belajar bahasa inggris tanpa ikut kursus.
Semoga membantu ya. Perbanyak penguasaan kata dan grammar jangan sampai
dilupakan. Dijamin jika kalian getol dan serius mempelajari dan memperdalam
kemampuan bahasa inggris kalian, dijamin "tidak akan rugi". Ingat,
bahasa inggris merupakan bahasa dunia lho. Okay.
5. Kurangi porsi bermain
Terkadang hal ini juga sangat
sulit dilakukan. Padahal waktu ujian sudah semakin dekat, eh aktifitas
bermainnya bukannya dikurangi tapi malah ditambah. Wah, kalau yang model begini
memang jangan sampai ditiru. Tidak sedikit orang tua yang sampai dibuat pusing
karena hal ini. Padahal sudah merasa berulangkali memberikan peringatan kepada
anak-anaknya untuk mengurangi bermaain dan banyak belajar karena ujian segera
datang tetapi tidak pernah digubris oleh sang buah hati. Hal ini perlu kalian
sadari dan perhatikan. Munculkan kesadaran dalam diri bahwa apalah arti
bermain-main bila dibandingkan penyesalan jika nanti nilai hasil ujiannya
jeblok bahkan maaf "tidak lulus". Toh sehabis ujian bermain-main
masih bisa dilakukan, kapanpun masih tetap bisa bermain. Tetapi kalau ujian,
hanya diselenggarakan 1 kali dan pada waktu yang sudah ditentukan. Sadari hal
ini.
6. Ikut les
Biasanya banyak sekli para orang
tua yang memiliki kesadaran diri yang tinggi dengan didukung kemmpuan finansial
yang menunjang banyak yang memasukkan / mengikutsertakan buah hati mereka di
lembaga-lembaga yang menyediakan fasilitas les ini. Bahkan ada juga yang les
privat di rumah. Nah, dengan mengikuti les ini, akan ada trik dan tips tertentu
yang sangat membantu para siswa dalam menghadapi ujian nantinya. Bagaimana, apakah
kalian juga sudah ikut les?
7. Matematika
Momok menakutkan bagi kebanyakan
siswa peserta ujian adalah mata pelajaran matematika. Kuasai rumus-rumus dan
rajin berlatih mengerjakan soal adalah kuncinya. Karena, omong kosong belajar
matematika tanpa dibarengi dengan latihan. Dengan seringnya berlatih
mengerjakan soal, biasanya akan lebih mudah ingat kembali ketika waktu ujian
muncul soal yang pernah dikerjakan pada waktu latihan. Tidak cuma matematika,
mata pelajaran eksak yang lain juga sama saja, kuasai rumus dan diperbanyak
porsi mengerjakan latihan soalnya.
8. Bagi yang sudah berpacaran,
harap maklum jika putus sementara karena ujian, atau sekalian putus beneran
saja ya?
Bukan rahasia lagi jika ABG jaman
sekarang sudah menjalin hubungan pacaran. Nah, seringkali banyak yang
konsentrasi belajarnya menjadi kacau karena efek pacaran ini. Bilangnya belajar
di kamar, eh setelah di cek oleh ayah ibu ke kamar, lho kok malah sms an, BBM
an, asyik ngobrol via handphone. Wah, apa tidak parah kalau hal ini terjadi?
lupakan dulu urusan pacaran, fokuskan diri kamu untuk menghadapi ujian. Apa
sekalian putus beneran saja ya biar nggak ngeganggu? hmm kalau itu,, ya
terserah kamu sendiri. Intinya fokuskan ujian lupakan dulu aktivitas pacaran.
9. Fokus
Usahakan untuk bisa fokus dlam
menghadapi ujian. Jangan selengekan. Siapa yang serius dan bersungguh-sungguh,
dia pasti akan menuai hasilnya. Ingat, "man jadda wa jada".
10. Belajar kelompok bersama
teman-teman
Bisa juga jika memang hal ini
cocok bagi kalian. Saling sharing satu dengan yang lainnya akan dapat
memecahkan persoalan yang mungkin tidak bisa diselesaikan pada waktu belajar
sendirian di rumah.
11. Jaga kondisi kesehatan badan
Persiapan dalam menghadapi ujian
terkadang memaksa para siswa sering melek pada malam hari, jadi kurang tidur.
Oleh karena itu, kalian harus pintar-pintar menjaga kondisi kesehatan dan
kebugaran badan kalian. Bayangkan saja jika sudah mati-matian mempersiapkan
diri menghadapi ujian, eh waktu hari H ujian tiba justru malah sakit dan masuk
rumah sakit. Apa tidak rugi dua kali namanya? ingat, jaga kondisi badan kalian
ya.
12. Percaya diri
Kalian harus percaya diri ketika
mengerjakan soal-soal ujian. Jangan mudah goyah karena pengaruh kanan kiri.
Bisa jadi kan
ada teman yang usil waktu ujian. Intinya pede saja, yakinlah pada diri sendiri.
13. Tenang saja badai pasti
berlalu
Kalian harus tenang. Karena
tenang ketika menghadapi masalah lebih baik hasilnya dibandingkan dengan mereka
yang kacau dan tergesa-gesa dalam menghadapi ujian. Buat kondisi mu senyaman
mungkin.
14. Lebih baik tidur pada saat
malam menjelang ujian
Setelah sejak jauh-jauh hari
melakukan berbagai persiapan yang panjang dalam rangka menghadapi ujian, lebih
disarankan untuk memilih tidur saja pada saat malam ujian. Karena dengan tidur
yang cukup, akan lebih baik bila dibandingkan mereka yang mengerjakan ujian
sambil nahan kantuk karena malamnya tidak tidur atau kurang tidur.
15. Minta ijin dan pamit kepada
orang tua sebelum berangkat ujian, bapak dan ibu minta doanya.
Doa orang tua adalah salah satu
kunci kesuksesan terbesar. Jadi, minta kepada bapak ibu klaian masing-masing
agar ujian kalian dapat dilewati dengan mudah. Doa ibu sangatlah manjur. Ingat,
surga ada di telapak kaki ibu.
16. Tingkatkan ibadah dan
doa kepada Tuhan YME
Pernah mendengar istilah,
"manusia hanya bisa berencana, tetapi Tuhanlah yang menentukan?" iya,
kalian wajib memohon kepada Tuhan YME agar senantiasa diberikan kemudahan dan
pertolonganNya agar ujian kalian dimudahkan dan diberikan hasil yang terbaik.
Menurut Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemendikbud Nizam, ujian secara online itu diberi nama computer based test (CBT). Program ujian online tersebut sudah digagas beberapa tahun terakhir. Terlepas dari rencana Kemendikbud terkini yang akan mengubah nama unas menjadi evaluasi nasional (enas), tes secara online itu akan tetap dijalankan.
’’Pelaksanaan ujian online pada 2015 masih bersifat piloting (percontohan, Red),’’ katanya di Jakarta (26/12). Karena itu, belum semua siswa SMA dan SMK mengikuti unas dengan sistem online.
Guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu memerinci, 500 ribu siswa yang mengikuti unas online tersebut terdiri atas 50 ribu hingga 100 ribu siswa SMA serta 400 ribu siswa SMK. Untuk jenjang SMP dan di bawahnya, belum ada pembahasan.
Nizam menyatakan, SMK yang bakal ditunjuk untuk menyelenggarakan unas online adalah semua SMK pembina atau SMK unggulan. Sebagaimana diketahui, Kemendikbud telah mengeluarkan standar khusus untuk menetapkan sebuah SMK masuk kategori pembina.
Menurut Nizam, banyak keunggulan pelaksanaan unas online. Antara lain, menghemat anggaran untuk pengadaan kertas ujian dan penggandaannya. Kemudian, unas online bisa menekan potensi kebocoran soal ujian serta mengoptimalkan pemanfaatan IT di dunia pendidikan.
Saat ini, siswa umumnya sudah tidak asing dengan perangkat komputer. Karena itu, Kemendikbud memperkirakan tidak ada kendala teknis dalam penerapan unas online.
Meski demikian, ujian secara online tersebut belum bisa diterapkan untuk semua siswa. Karena itu, Kemendikbud masih akan membuka lelang pengadaan logistik Unas 2015. Sebab, siswa yang tidak menjadi sasaran piloting ujian secara online tetap mengerjakan soal ujian berbasis kertas. Nizam memperkirakan, anggaran Unas 2015 lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. Sebab, sebagian peserta tidak menggunakan kertas ujian lagi.
Nizam belum bisa memastikan nama resmi Unas 2015. Muncul kabar, mulai tahun depan, nama unas diganti menjadi enas (evaluasi nasional). Tujuannya, mengembalikan fungsi evaluasi pendidikan dalam ujian tahunan tersebut.
’’Sampai sekarang belum ada keputusan dari Pak Menteri (Mendikbud Anies Baswedan, Red). Yang saya tahu (perubahan unas menjadi enas, Red) masih dibicarakan,’’ ungkapnya.
Ketika nama ujian tahunan itu berubah, Nizam menegaskan bahwa Mendikbud pasti akan mengeluarkan surat keputusan resmi. Rencananya, Kemendikbud mengumpulkan panitia Unas 2015 tingkat provinsi Senin (29/12). Mereka terdiri atas unsur dinas pendidikan provinsi dan perguruan tinggi negeri (PTN). Kabarnya, dalam pertemuan itu, akan dibahas wujud baru Unas 2015.
Pertemuan yang bakal dipimpin langsung oleh Mendikbud tersebut juga akan memastikan pembentukan kepanitiaan unas tingkat provinsi. Kemudian, sosialisasi lelang logistik, pembagian tugas serta tanggung jawab panitia pusat dan daerah, hingga penetapan jadwal pelaksanaan unas. ’’Akan dibahas pula aspek teknis seperti monitoring ujian dan pengamanannya,’’ ujarnya. (wan/c5/end)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar